fix bar
fix bar
fix bar
fix bar
fix bar
fix bar

Industry-University Task Force

image


Industry-University Task Force (IUTF)

Industry-University Task Force (IUTF) terdiri dari perwakilan universitas mitra Proyek READI, industri asuransi, Otoritas Jasa Keuangan, Pusat Pembinaan Profesi Keuangan (P2PK) Kementerian Keuangan, dan Kementerian RisetDikti.

IUTF berperan memberikan saran, mengidentifikasi strategi, serta memberikan solusi dan rekomendasi untuk mempercepat pengembangan pendidikan ilmu aktuaria di Indonesia.

IUTF mempunyai 5 Kelompok Kerja secara rutin bertemu beberapa kali dalam setahun untuk meninjau kemajuan Proyek READI. Kelima Kelompok Kerja tersebut adalah:

  1. Kelompok Kerja Penjangkauan Matematika dan Pendidikan Masyarakat (Math Outreach and Public Education),
  2. Kelompok Kerja Program Belajar Bekerja Terpadu (Co-operative Education Program),
  3. Kelompok Kerja Penelitian Terapan Ilmu Aktuaria (Applied Actuarial Science Research),
  4. Kelompok Kerja Peningkatan Kapasitas Bagi Dosen Ilmu Aktuaria (Development of Actuarial Science Lecturers),
  5. Kelompok Kerja E-Learning.

Mandat dari kelompok kerja adalah sebagai berikut:


  • Berbagi perspektif tentang kebutuhan, tantangan, dan peluang ilmu aktuaria saat ini yang relevan dengan industri asuransi, lembaga pendidikan tinggi dan lembaga pemerintah terkait
  • Memberikan saran teknis yang terkait kebijakan untuk mendukung pengembangan program belajar bekerja terpadu (co-operative education) untuk ilmu aktuaria yang merupakan kerjasama antara universitas, mahasiswa, dan industri.
  • Memberikan saran teknis untuk meningkatkan jangkauan, dampak, dan pengembangan program math outreach yang akan mempromosikan ilmu aktuaria dan profesi aktauris kepada pelajar sekolah menengah di seluruh Indonesia.
  • Memberikan saran teknis dan terkait kebijakan untuk mendukung pengembangan inisiatif untuk peningkatan kapasitas bagi pengajar ilmu aktuaria.
  • Berkolaborasi dalam pengembangan dan memberikan rekomendasi tentang kebutuhan penelitian yang relevan untuk penerapan ilmu aktuaria dan manajemen risiko.
  • Memberikan saran untuk membantu memobilisasi sumber alternatif pendanaan beasiswa untuk mendukung pendidikan ilmu aktuaria yang berkualitas.