fix bar
fix bar
fix bar
fix bar
fix bar
fix bar

Co-Operative Education

Program Belajar Bekerja Terpadu

image


Program Belajar Bekerja Terpadu atau Co-operative Education/Co-op adalah sebuah metode terstruktur yang menggabungkan pendidikan berbasis kelas dengan pengalaman kerja praktis. Co-operative education melibatkan kemitraan antara mahasiswa, perguruan tinggi dan dunia industri. Mahasiswa mendapatkan kompensasi berupa gaji yang sesuai selama masa kerja mereka.

Pada tangal 28 Mei 2018, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi mengeluarkan Surat Edaran No. 191/B/SE/2018 tentang Penguatan Relevansi Pendidikan Tinggi 4.0 Melalui Program Belajar Bekerja Terpadu (Co- Operative Education/Co-Op).
Dalam Surat Edaran tersebut dijelaskan bahwa Co-operative education mendorong proses pembelajaran berbasis pengalaman (experiental learning) yang lebih mendalam dengan para profesional sehingga mahasiswa mampu memahami budaya kerja. Co-operative education dapat dilakukan selama 6 bulan di dunia kerja atau dunia usaha, dan bagi mahasiswa yang mengikuti program ini, kelulusan tepat waktu program sarjana dapat lebih dari 4 (empat) tahun. Pendekatan co-operative education ini berbeda dengan program magang yang sudah banyak dikenal dan diterapkan di Indonesia, diantaranya :

  • Program co-operative education lebih terstruktur.
  • Pihak universitas dan perusahaan bekerja sama untuk menentukan jenis pekerjaan yang sesuai untuk mahasiswa, melakukan mentoring dan monitoring kemajuan mahasiswa selama masa kerja mereka.
  • Mahasiswa yang mengkuti program co-op menyerahkan laporan tertulis terkait dengan pengalaman kerja mereka dan kinerja mereka dievaluasi oleh pihak perusahaan.

image


Manfaat yang diperoleh mahasiswa dari program co-operative education antara lain:


  • Selama masa studi, mahasiswa memperoleh beberapa kali kesempatan kerja langsung di bidang yang sesuai dengan program studi mereka.
  • Mahasiwa dapat mempraktikkan teori yang dipelajari di kampus dan memperluas pengetahuan dan keterampilan mereka melalui pengalaman kerja praktis.
  • Kesempatan bekerja di beberapa perusahaan memberikan mahasiswa peluang untuk mengeksplorasi pilihan karir dan memperluas jaringan dengan berbagai perusahaan serta memperbesar peluang untuk bergabung dengan perusahaan setelah menyelesaikan studi.
  • Pengalaman bekerja memperkuat tanggung jawab dan kemandirian mahasiswa dan penghasilan yang diterima dapat membantu membiayai pendidikan mereka.

Manfaat yang diperoleh perusahaan dari program co-operative education antara lain:

  • Mahasiswa program co-op menjadi sumber tenaga kerja yang ideal untuk mengisi kebutuhan sumber daya manusia di perusahaan dalam jangka waktu tertentu.
  • Mahasiswa program co-op dapat membantu berbagai tugas termasuk proyek-proyek khusus yang ada di perusahaan.
  • Mahasiswa program co-op membawa ide-ide baru, perspektif baru, dan antusiasme ke tempat kerja.
  • Program co-op dapat menjadi salah satu alternatif perekrutan staff perusahaan.
  • Program co-op dapat memberikan jaminan calon tenaga kerja yang terampil dan loyal kepada perusahaan.

Manfaat yang diperoleh institusi perguruan tinggi yang melaksanakan program co-operative education antara lain:

  • Program co-op dapat menarik minat calon mahasiswa untuk mendaftar pada perguruan tinggi yang mempunyai program co-op.
  • Program co-op memastikan perguruan tinggi menghasilkan mahasiswa yang berkualitas, terampil dan siap kerja.
  • Melaui program co-op, perguruan tinggi bisa memndapatkan umpan balik dari perusahaan tentang kualitas dan relevansi kurikulum program pendidikan sehinga lebih sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
  • Perguruan tinggi mendapatkan peluang untuk mengembangkan kerja sama dengan perusahaan-perusahaan yang menjalankan program co-op.