fix bar
fix bar
fix bar
fix bar
fix bar
fix bar

Applied Research

image


DANA HIBAH PENELITIAN TERAPAN ILMU AKTUARIA

Proyek READI (Risk Management, Economic Sustainability and Actuarial Science Development in Indonesia) adalah suatu proyek yang didanai oleh Pemerintah Kanada (Global Affairs Canada) dan dilaksanakan oleh University of Waterloo, Kanada, bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Tujuan utama Proyek READI adalah untuk menjadikan Indonesia sebagai Pusat Keunggulan Ilmu Aktuaria dan Manajemen Risiko di kawasan regional.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pendidikan ilmu aktuaria dan pfofesi aktuaris di Indonesia, Proyek READI menyediakan Dana Hibah Penelitian Terapan Ilmu Aktuaria.


Siapa yang bisa mendaftar?

READI Project membuka kesempatan kepada mahasiswa, dosen, peneliti, praktisi aktuaria dan penggiat industri asuransi untuk mengajukan Proposal Penelitian. Penelitian dapat dilakukan secara individual maupun kelompok. READI Project juga mendorong kolaborasi penelitian dari beberapa institusi, seperti perguruan tinggi dan industri, atau kolaborasi beberapa perguruan tinggi berbeda.



Tema Penelitian

Empat tema utama Penelitian Terapan Ilmu Aktuaria Tahun 2018 yaitu:


  1. Analisis prediktif dan implikasinya terhadap industri asuransi.
  2. Implikasi perubahan iklim dan cuaca ekstrim terhadap asuransi risiko seperti asuransi usaha tani padi, asuransi gempa bumi, asuransi infrastruktur.
  3. Kesetaraan gender, inklusi sosial, keuangan inklusif, dan keberagaman dalam lingkungan aktuaria dan industri asuransi.
  4. Umur panjang dan kesehatan.

Proposal yang mencakup penelitian aktuaria yang secara eksplisit membahas tema kesetaraan gender dan iklusi sosial - seperti asuransi mikro untuk populasi rentan, asuransi usaha kecil atau pribadi untuk perempuan atau pengusaha yang kurang beruntung secara sosial, dan asuransi penyandang cacat - juga sangat dianjurkan.

Informasi latar belakang dan saran untuk subjek penelitian, dapat dibaca pada tautan berikut: https://goo.gl/8OXKOG dan http://goo.gl/LvQyGB



Syarat Proposal Penelitian

  • Proposal harus fokus pada penelitian yang bisa diselesaikan dalam periode 6 (enam) bulan.
  • Proposal penelitian ditulis dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris.
  • Penelitian tidak pernah dipresentasikan di manapun atau belum pernah dipublikasikan sebelumnya.

Pengajuan Proposal Penelitian

  1. Individu atau Kelompok yang berminat harus mendaftarkan Proposal Penelitiannya secara online mulai tanggal 16 April 2018 melalui laman website http://www.readiproject.com
  2. Batas waktu terakhir pendaftaran Proposal Penelitian adalah 20 Agustus 2018 pukul 23.59 WIB.
  3. Setiap peneliti atau kelompok peneliti dapat mengajukan lebih dari 1 (satu) proposal penelitian. Namun, hanya 1 (satu) dana hibah yang akan diberikan kepada masing- masing peneliti.

Pengumuman dan Kontrak Penelitian

  • Proposal Penelitian yang akan menerima Dana Hibah Penelitian Terapan Ilmu Aktuaria akan diumumkan pada tanggal 1 Oktober 2018.
  • Proposal Penelitian yang terpilih akan mendapatkan kontrak penelitian dari Proyek READI.
  • Jumlah maksimal dana penelitian yang diberikan adalah 75 (tujuh puluh lima) juta rupiah dengan durasi selama 10 (sepuluh) bulan.

Hasil Penelitian

  • Hasil akhir dari penelitian ini diharapkan menjadi makalah ilmiah yang berkualitas, baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris, yang dapat dipublikasikan. Abstrak harus ditulis dalam bahasa Inggris.
  • Para peneliti disarankan untuk fokus pada kualitas penelitian dan menghindari topik penelitian yang terlalu ambisius yang tidak dapat diselesaikan dalam kurun waktu yang ditentukan.
  • Para peneliti harus mempersiapkan versi publikasi untuk makalahnya, baik berupa media cetak (poster, brosur) maupun audio visual (video pendek), jika diperlukan.
  • Peneliti bersedia hasil penelitiannya dipublikasikan untuk umum melalui website dan media sosial Proyek READI dan Universitas Waterloo, Kanada.
  • Penerima penghargaan akan diundang untuk mempresentasikan makalahnya pada Lokakarya Proyek READI atau acara serupa seperti “Actuarial Science in Climate and Development Conference” pada pertengahan tahun 2019.

Informasi lebih lanjut dapat dilihat pada :
http://www.readiproject.or.id
atau melalui email kepada:
as.appliedresearch@uwaterloo.ca


Untuk tahun 2018, Panitia Seleksi telah menetapkan 7 (tujuh) penerima Dana Hibah Penelitian Terapan Ilmu Aktuaria, yaitu:

  1. Helena Margaretha, dosen Universitas Pelita Harapan, dengan proposal penelitian berjudul “Model Multiple State Terhadap Infeksi Berulang Penyakit Demam Berdasar dan Peluang Sembuh Penderita”.
  2. Rahma Anissa, dosen Institut Pertanian Bogor, dengan proposal penelitian berjudul “Penyusunan Indeks Potensi Keterpaparan Bencana Bencana Sebagai Pertimbangan Penentuan Premi Berbasis Risiko”.
  3. Dina Kusumaningrum, dosen Universitas Prasetiya Mulya, dengan proposal penelitian berjudul “Meningkatkan Keberlangsungan Pendapatan Petani Padi Dengan Asuransi Pertanian”.
  4. Endah R.M. Putri, dosen Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dengan proposal penelitian berjudul “Valuasi Asuransi Deposit di Indonesia dengan Regime-Switching Vlatilitas Dengan Model Opsi”.
  5. Achmad Sudiyar Dalimunthe dan Heddy Agus Pritasa dari Sekolah Tinggi Manajemen Asuransi Trisakti, dengan proposal penelitian berjudul “Pengembangan Konsep Asuransi Bencana Yang Efektif dan Efisien Untuk Masyarakat Indonesia”.
  6. Danardono, dosen Universitas Gadjah Mada, dengan proposal penelitian berjudul “Pemodelan Mortalitas Untuk Longevity Menggnakan Data Administratif Dan Data Survei Sekunder”.
  7. Irwan Sofiansyah dan Ika Dwinita Sofa dari PT. Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo), dengan proposal penelitian berjudul “Ramalan Pengaruh Curah Hujan Terhadap Nilai Klaim Asuransi Usaha Tani Padi di Masa Depan”.